Aku terpaku. Berlindung di bawah atap, relungan dinding2 hijau yang mengelilingiku, dan terang lampu yang membantu mataku awas. Telingaku menangkap suara alam yang juga tetap terjaga. Di luar tempat perlindunganku, angin berhembus kencang dengan angkuh, menebar dingin dan riuh gemerisik daun dalam senyap. Di ruang lain, samar gemercik tetesan air yang berkejaran dengan gesit, entah darimana asalnya. Sesekali suara seolah hentakkan seonggok batu diluar
...
Dan aku harus tidur. (so what's the point? g penting yah?:p)
No comments:
Post a Comment