Saturday, November 29, 2008

Studio Perancangan Arsitektur 6


S E M A N G A T _ R E I !
SE MA NGAT
SE
MA
NGAT
S
E
M
A
N
G
A
T
!!!TAGNAMES

Wednesday, November 19, 2008

Listen Mom...

"JIKA MENTARI SUDAH SAATNYA BERAKHIR KE UFUK TIMUR, BIAR AKU YANG MEMBAWA SINAR MURNI PADA MERPATIKU; KUKIBAS PANAS TERIK, KULAYANG HANGAT DEMI SURGAKU. persembahan ini hanya untuk satu."

19 November 2008 6:54 PM

Monday, November 17, 2008

My Eternal Utopia


Hujan menebar kenangan

Deras tak menggoyah ingatan

Ada sapa yang mengundang aku untuk datang

Pada: lembar-lembar yang sempat harum dan kubiarkan usang

Pada: layar yang sekali tersirat kelopak merah muda yang mengembang

Sungguh mekarnya terpatri begitu dalam

Sampai tiadalah daya rasa ini melepasnya dari akar

Meski sudah payah jembatan jauh kubentang

Sampai tiadalah daya rasa ini melepasnya dari akar

Aku: tersenyum, tersenyum, dan tersenyum, senang

Ingin sekali teriak kencang

(………………!!!!!!!!!!!!)

Meski tahu sapa itu hanya sesaat dan menjadi bayangan

Tetap; bercermin memandang binar mata begitu terang*


18 November 2008 1:47 PM

*Karena & untuk sang pujangga

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

dedicated song...;)


Bayang Bayang Ilusi (New Version)

by Anggun


Kala mataku terpejam
Sunyinya malam
Kala hasratku membara
Khayal smakin tinggi

Seribu asa hadir di sekililingku
Bangkitkan gairah hidup
Sejuta harapan di dalam jiwaku
Walau semua masih di dalam angan

Jurang curam menghadangku
Getarkan jiwa
Dan pekatnya kegelapan
Datang melanda

Keraguan kini menjelma di dada
Musnahkan segala asa
Semua harapan yang dulu pernah ada
Tiada tersisa…

Haruskah ku hidup dalam angan - angan
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang - bayang ilusi

Bayangan ilusi
Hanya fantasi
Bayang ilusi

Haruskah ku hidup dalam angan - angan
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang - bayang ilusi
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang - bayang ilusi

Bayangan ilusi
Hanya fantasi
Mengejar ilusi
Terus berlari
Bayang ilusi


Sunday, November 09, 2008

Happy Birthday

Baru kali ini saya benar-benar terharu untuk kebahagiaan seorang teman… sampai bikin saya bahagia karena saya dan teman-teman lain berhasil membuat dia begitu senang, apa karena saya yang terlalu berempati untuk kondisinya sekarang. Mukjizat bisa kita minta, semoga penyakit itu bisa segera pergi dari tubuhnya… amien. Dy memang orang yang periang dan tidak pernah tampak mengeluhkan sesuatu yang mungkin itu bisa merugikan kehidupan dia, naudzubillah. Padahal sahabat kan untuk berbagi suka dan duka. Ah teman, hidup itu bukan hanya olehmu saja, kami pun menjalaninya, suka duka adalah rasa yg singgah pada manusia, corak dalam warna kisah, maka biar kami yang menutupi sakit itu dari jiwamu yg putih. Bukan teman jika tidak berbagi dan simpati, karena semua adalah dari dan untuk hati.

=)


Monday, November 03, 2008

Comment buat blognya Dian Sastro

Hmm, bener juga, tulisan orang itu bisa mengubah mood kita dengan cepat, saya baru dapet refreshing ni dari blog artis cantik cerdas nan banyak fansnya ini, blog miliknya dian sastrowardoyo, nah, kaget kan? Apalagi sambil liat foto-fotonya yang original hasil potret sendiri atau beberapa tanpa make up, betah deh nogkrong di blognya… (saya aja sebagai perempuan sampe terkagum). Bahkan beberapa blog ada yang menginspirasi, menggerak spirit, ya mungkin emang baru menemukan sedikit artis muda yang memang sebagai ‘artist’, tidak hanya sekedar mengejar pamor diri di mata masyarakat, tapi memang berperan sebagai artis yang memiliki jiwa artist, sosok muda yang krisis dan kritis serta peduli pada kualitas generasi muda bangsa ini (liat aj dari blog categorieznya ‘thought’), atau aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan semacamnya itu adalah atas ketertarikan pribadi dirinya, bukan tuntutan dari pekerjaan. Asik deh bacanya, meski kebanyakan hanya cerita kegiatan sehari-hari yang yaaa… biasa dialami kaum wanita lainnya juga (sebenarnya karena banyak ditambah foto dia jadi asik).


Setelah baca blognya dian ini, sedikit jadi berpikir berhubung saya sifatnya introvert, dapet pelajaran baru. Tahu kalo saya itu sejak dulu sedikit tertutup dan segan untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya saya sangat berhasrat. Entah kanapa nyali saya kecil untuk melakukan hal postif bagi saya ke depannya, nyali kecil ini malah membuat saya rugi. Kata dian, “Impian saya generasi muda Indonesia adalah individu-individu yang berani berpikir, berani belajar, dan yang paling penting berani memproduksi pikiran mereka sendiri. Karena mereka memiliki kebebasan itu.” Memproduksi pikiran sendiri, mungkin tafsirnya tidak hanya apresiasi pendapat tapi juga kita mengaplikasikannya, nice thought. Mulai sekarang, saya coba deh untuk merubah diri, sekaligus dalam rangka menutup kelemahan diri, toh untuk kebaikan saya ke depannya, sadar donk sebagai generasi muda bangsa harusnya seperti apa…


check this out: http://blog.diansastrowardoyo.net

Rumah, Home, First Shelter.

Hujan asik berdendang lewat pantulan suara benda2 yang kena jatuhnya. Ada aku disini mendengar sayup-sayup irama beraturan atau tak beraturan itu. Bahkan irama itu membawa suasana melankolis datang mengkudeta keberadaan karakter resesif lainnya pada diri ini. Selagi itu, ada selewat renungan, munculnya hujan itu adalah anugerah sekaligus malapetaka bagi para manusia biadab, pengingat.

Anyway, that’s not the point.

Yang sekarang aku tulis bukan tentang hal baru, bukan juga mengungkapkan sesuatu yang terasa déjà vu, tetapi memang untuk yang keseribu kalinya, rasanya hati ini berteriak hingga meledak ingin kembali pada hangatnya ruang-ruang yang sudah melekat dan bersoulmate dengan jiwa karena lahir dan sama darah. Didalamnya, ada orang-orang yang mengerti aku daripada yg lain. Mereka, yang membuat ruang dan waktu menjadi berarti. Mereka, keluarga. Bukan ingin menyangkal anugerah atas teman-teman yang berada di dekatku sekarang, oh really thank God for that!! But, tetap, vakum didalam sini, kesepian, ada yg berbeda dari apa yang telah mereka berikan, pastinya, dan aku sedang mau: berada di dekat keluargaku, tidak harus berkomunikasi banyak, cukup dengan aku melihat mereka berada di depan mataku, cukup dengan ada mereka di dekatku, atau mendengar suara mereka, di rumah tercinta (ceilee). Merasa aku akan semakin jauh mungkin ya di waktu depan, karena tuntutan mandiri dan kedewasaan … Satu saat induk burung akan melepas anaknya untuk berjelajah hidup. Tapi, buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya kan.

Karena mereka, aku ingin pulang (sigh) T_T . (Lalu aku menyalahkan tugas kuliah karena tidak bisa pulang, ow bebaaan.)