Di dalam sini.
Jam berdetak, hening menggema, musik mengalun asik sendiri, tidak ada obrolan di dunia maya, telepati tertutup, mata memandangi foto2 yg berbicara dan tertawa hanya untuk mereka, tidak menggugah hati, hampa, dan hambar, lagu usang tidak memberi kesan, pikiran sedang berjelajah ke dunia angan, cicak-cicak saling berdecak di dinding.
Lalu hening menggema lagi bersama suara2 pengiringnya.
AH
Ingin menyendiri dahulu.
... ... ...
... ... ...
Mungkin di sini tahu, mereka sedang menanti sapa dan gurau persahabatan.
Di luar sana.
Deru kendaraan saling berkejaran dengan angin, jalan mencambuk kaca-kaca dengan sisa air hujan yang terganggu bising, lampu kota berkedip-kedip pahit meminta dibunuh saja, bias cahaya tersingkap gelap, PKL yang kedinginan berharap segera siang karena ada kehidupan yang memberinya sesuap nasi, langit berselaput awan tidak mau berbagi bintang, tiang bendera yang patah dibiarkan membeku oleh cuaca.
Lalu hening menggema lagi bersama suara2 pengiringnya.
AH
Ingin menjauh dahulu.
... ... ...
... ... ...
Mungkin di sana tahu, di sini sedang menenangkan jiwa dan pikiran.