Inilah awal perubahan hidupku, yang menjadikan hidupku menjadi lebih berwarna. Banyak peristiwa yang mengajarkanku bagaimana cara memandang hidup yang penuh misteri ini. Fenomena ini telah menunjukkan jalan kemana aku harus melanjutkan langkah kaki, meski masih sedikit paruh yang telah kulewati...
Wednesday, July 20, 2005
Alhamdulillah hari ini tidak kulalui dengan hati gembira. Aku masih belum dapat bersyukur atas segala nikmat yang diberi-Nya hingga detik ini, masih saja mengeluh bahwa hari ini adalah hari yang menyebalkan, padahal tidak lebih menyedihkan dari kehidupan 'mereka' yang masih sangat prihatin. Aku kurang mudah mengontrol perasaan amarahku, karna suatu alasan, mungkin tidak aneh jika hal ini terjadi juga pada orang lain. Aku juga manusia. Tolonglah, aku tidak ingin sifat egoisku bertahan dalam diriku. Alhamdulillah lagi, dengan menyebut astagfirullah, aku sadar akan segala kelemahanku, segera mohon ampunan pada-Nya. (Lihat puisi di bawah "Zenith of Rude Zoic)
Sembari menulis blog ini, aku membuka alamat frendster-ku, di sana kudapat testimonial baru...dari"nya"....Entah apa aku memang org yg mudah tersentuh atau cengeng, mataku berlinang saat membaca isi testi itu. Membuatku bertambah merasa hari ini adalah hari yg tepat utk dinobatkan sebagai hari renungan (???) Hhh..(wah, mulai mengeluh nih). "Dia" menuliskan sebuah ucapan perpisahan...untukku. Ironis, kata2nya seakan memintaku berharap lain dari kenyataan... Tapi tak kan mengurangi rasa terima kasihku padanya, juga rasa sayangku, semoga. Thankful for him.. and now i'll allow him to leave me, cause i've closed my eyes...
(uhh...sial, kenapa jaringan internet ini tidak pernah mengerti keadaan hatiku y?? selalu saja tiba2 unconnected, selalu saja tiba2 buatku naik pitam grrrhhh..)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment