Thursday, October 01, 2009

Guncang Bumi

Sekali lagi bumi berteriak, tanpa langit berdehem keras , tanpa angin meniup kencang, tanpa hujan menangis lebat, tanpa matahari bercahaya silau kemilau, biasa-biasa saja, tak ada yang mengetuk sebelumnya.

Lalu tanah bergoncang, porakporanda, tersembur hambur. Tidak biasa – seolah biasa.

Tidak ada daya. Tidak ada kuasa. Tidak ada bahak. Hanya harap dalam takut. Hanya doa bersimpuh kuat-kuat. Hanya mata-mata terpaku dan merana. Atau hanya sengal bisu dan parau.

Sang Raja sedang mencoretkan sedikit tinta penanya di atas bumi? atau sekejap meNunjuk bumi yang ingkar? atau sekali mengedipkan Mata yang murka? Atau…? Sangsi. Sangsi. Sangsi. Saksi. Biar bumi bersaksi pahit.

Dan menangislah. Atau tersenyum. Persiapan bagi yang mati - hidup. Persiapan bagi yang hidup - mati.

Dan dengarlah, Sangkakala sedang dibunyikan.



2:03 AM 1 Oktober 2009

.Ketika. Gempa 7.9 SR Guncang Sumatera

2 comments:

Anonymous said...

keren ndut...=)

Reihan said...

makasih us..(berhubung anonymous wkwkwkwkwk)
Ko NN si hub??