ANGIN MENYAPU MUSIM, GERIMIS MELINTAS
PADA SENJA SELINTAS, AKU TAK TAHU
MASIHKAH KUTEMU MALAMKU
KAMU ADALAH MIMPI ITU, SIAPA TAHU
DALAM JEJAK SENYAP SEMALAM
MENATAP HUJAN,
TIADA BERTANYA SEDU ATAU SEDAN
Seno Gumira Ajidarma -Novel "Atas Nama Malam"-
Aku Ingin Pulang
Merayu hujan sungguh pun sia. Rintik menggeleng enggan mereda. Hati memohon langit tetap mengguyur. Akhirnya mata nikmati pula kabut yang muncul. Ada bersit ada rasa yang singgah. Lama membekas dan tak terjamah. Pada rumah pada pekarangan. Rindu dan kenang membaur jiwa. Hujan sejukkan hatiraga. Sejuk datangkan rindu. Pada hujan ku mengadu. Aku ingin pulang.
00:21 131206
(really miss my famT_T)
1 comment:
great blog....!!!! sentuhan tangan dingin kamu bisa juga menghangatkan dunia sastra sampe2 orang lain bisa tau apa isi hati kamu.......
yupz....Kamu hebat, cari jati diri di dalam keremangan cahaya yang nerangin hidup kamu...sekilas si, gaya bahasa kamu penuh dengan kepiluan dan dingin...but. that's great!
manusia itu seperti udara, beranjak dari satu tempat ke tempat lain, dari gelap ke terang atau sebaliknya...come on!..u can do it, 1001 malam adalah milik kamu buat ngwujudin mimpi kamu..jadilah seperti angin yang berubah.
Post a Comment