Saat Malam Menangis
Dalam kegelapan malam
Cakrawala tak bercahaya
Kaubuka pintumu
Sedetik tatapan beradu
Dalam mataku
Kulihat jernih matamu yang meluluh
Dalam batinku
Kurasa sendu hatimu
Dalam suara hatiku
Kudengar pilumu
Dalam jarakku dan kamu
Kutangkap suara isakmu
Dan teriakanmu menggema dalam telingaku
Adakah sedihmu layak langit yang menangis
Menjatuhkan hujan keras pada bumi
Adakah hatimu memohon pada diri
Menyandarkan deritamu pada pertanyaan hati
Langit menangis
Malam hanya membisu
Engkau menangis
Aku pun hanya membatu
Aku pergi menunduk
Dan engkau menutup pintu
(
21 February 2006
No comments:
Post a Comment