Tuesday, February 21, 2006

Saat Malam Menangis

Saat Malam Menangis

Dalam kegelapan malam

Cakrawala tak bercahaya

Ada rasa yang tak mengena senyum hatiku

Kaubuka pintumu

Sedetik tatapan beradu

Dalam mataku

Kulihat jernih matamu yang meluluh

Dalam batinku

Kurasa sendu hatimu

Dalam suara hatiku

Kudengar pilumu

Dalam jarakku dan kamu

Kutangkap suara isakmu

Dan teriakanmu menggema dalam telingaku

Adakah sedihmu layak langit yang menangis

Menjatuhkan hujan keras pada bumi

Adakah hatimu memohon pada diri

Menyandarkan deritamu pada pertanyaan hati

Langit menangis

Malam hanya membisu

Engkau menangis

Aku pun hanya membatu

Aku pergi menunduk

Dan engkau menutup pintu

(Ada apa teman?tanya hatiku)

21 February 2006

No comments: